Oleh: ditogendut | 11 Juli 2008

The Art Of Waiting

(Ini postingan gue di blogger pada tanggal 8 Juli 2008 )

I hate that… Udah berapa kali gue tulis di blog tercinta ini mengenai betapa bencinya gue dengan satu hal yang bernama MENUNGGU!!! It is just feel… annoying.

Kenapa gue bilang annoying? Karena kalo lagi nunggu seperti ini, gue nggak bisa melakukan apapun. BeTe…

Gue nggak bisa cari kerja, karena takut pas waktunya interview kerja tiba-tiba gue harus nganterin undangan sidang ke dosen. Gue nggak bisa jalan-jalan, karena takutnya pas tiba-tiba lagi santai, ternyata hari sidang dimajukan beberapa hari.

Huh… jadi anak notariat emang banyak paranoidnya. Nothing is impossible in notary. Semua mungkin terjadi, mulai dari the most likely sampe the most unlikely, semua bisa terjadi.

Oleh karena itulah, sekarang setelah gue daftar sidang, gue nggak bisa ngapa-ngapain lagi sampe dikabarin sama kampus tentang siapa yang akan jadi penguji gue, n kapan gue sidang. Sekali lagi, tema gue tahun 2008 ini adalah MENUNGGU!!!

Gak usah lo orang yang emang cuman baca blog ini, gue yang nulis aja udah bosen banget sama yang namanya MENUNGGU!!!

Dunia yang sempurna buat gue bukanlah dunia yang tidak ada perang, kelaparan, ataupun korupsi. Dunia yang sempurna buat gue adalah dunia yang tidak ada istilah MENUNGGU!!!

Coba aja pikir, kalo segala hal bisa terjadi dengan instan, pasti dunia bisa terasa indah sekali. Begitu nyetor tesis, langsung dapet jadwal sidang. Begitu menanam benih, ping! Langsung tumbuh. Begitu kawin, langsung hamil, lahiran, anaknya langsung gede, bisa kerja sendiri dan menghidupi kita sebagai orang tuanya. Hihihihihi… (ngayal gila)

Hhh… seandainya tidak perlu menunggu, gue pasti sangat bahagia.

Gak kebayang nanti kalo gue udah mati, trus pas di gerbang surga malaikat bilang ke gue “Tunggu sebentar ya, dosa dan pahala kamu lagi dihitung.”

Kayanya detik itu juga gue langsung ambil hand phone buat nelpon Lucifer, “Fer, ada tempat di neraka nggak buat gue. Gue mending ke neraka deh, gak pake nunggu.”

Kalo menunggu untuk sesuatu yang udah pasti terjadi sih oke-oke aja lah. Tapi menunggu untuk sesuatu yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi, itu adalah neraka jahanam buat gue. Hegh…

Btw, sebagai katarsis, akhirnya gue memutuskan buat pasang FastNet. Mahal sih, tapi itu masih lumayan lah, daripada katarsis gue berubah jadi beli komputer, yang ada lebih mahal lagi. Atau katarsis gue yang biasa, yaitu makan-makan, nggak dulu deh, lambung gue perlu istirahat setelah sebulan ini gue makan seperti orang gila. Hhh… nasib si penunggu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: