Oleh: ditogendut | 14 Juli 2008

Itsumade

Buat yang nggak ngerti bahasa Jepang (yang mana gue juga nggak ngerti), arti dari judul postingan ini adalah “SAMPAI KAPAN?”

SAMPE KAPAN GUE DISURUH NUNGGU!!!!!!!

GUE UDAH DAFTAR SIDANG DARI SELASA KEMAREN TAPI SAMPE SEKARANG BELOM ADA KABAR TENTANG KAPAN GUE BISA SIDANG!!!!

Reaksi gue ini bukan reaksi yang berlebihan. Kenapa gue bilang begitu? Karena temen gue yang daftar sidang hari rabu udah langsung dapet kabar tentang kapan dia sidang di hari Jum’at-nya.

DASAR LAKNAT SEMUA!!!!!

Hhhhhhh…. hhhhh…. hhhh… hhh… sabar… sabar… sabar… sabar…

Kesannya semua orang kampus pada bersekongkol kepengen bikin gue menunggu dengan suksesnya. Dari mulai proposal, bikin tesisnya, sampe sekarang buat sidang aja gue disuruh nunggu.

Kalo gue nunggu tanggal yang sudah ditetapkan sih nggak apa-apa deh. Paling cuman bosen aja. Lha ini kan nggak ada ketetapan tentang kapan kira-kira pemberitahuan hari sidang akan dikasi tahu ke gue. Gimana gue nggak stress!!!

Paling males kaya begini. Nunggu sesuatu yang nggak jelas bikin gue serasa hidup dengan menahan napas.

Omong-omong tentang judul posting ini, gue dapet dari komik “Nube – Guru Ahli Roh”. Gue lupa di jilid berapa, tapi ada salh satu cerita dimana si nube harus menolong muridnya dari segerombol burung  jadi-jadian yang buruk rupa. Burung-burung itu kalau bersuara maka suaranya akan berbunyi seperti “itsumade”.

Ternyata burung-burung itu adalah roh hewan peliharaan anak itu. Anak itu punya banyak binatang peliharaan tapi dia nggak pintar merawatnya, jadi peliharaan dia pasti mati. Udah gitu sukur kalo begitu tuh hewan mati trus dikubur, yang ada begitu mati hewan itu cuman dilempar keluar jendela sama anak itu.

Makanya roh hewan-hewan peliharaan itu jadi gentayangan dan berubah wujud menjadi burung jadi-jadian yang selalu bertanya

“Itsumade? Itsumade? Itsumade?”.

“Sampai kapan? Sampai kapan? Sampai kapan?”

“SAMPAI KAPAN JASAD KAMI AKAN DIBIARKAN BEGITU SAJA?”

Yah… kurang lebih seperti itulah ceritanya.

Nah, keadaan gue sekarang udah persis seperti binatang-binatang itu. Dianggurin gitu aja tanpa ada kejelasan sampe kapan gue akan dianggurin.

Masa gue harus mati dulu, trus jadi hantu yang bergentayangan di kantor dosen gue sambil berbisik “Itsumade… itsumade… itsumade…”

Amit-amit jabang bayi…

Tapi beneran deh, gue udah nggak sabar lagi. Gue harus nyumpah-nyumpahin sesuatu deh rasanya.

So here goes…

SEMUA ORANG YANG SENGAJA MEMBUAT GUE HARUS MENUNGGU TANPA ALASAN YANG BAIK, APALAGI KALAU ALASANNYA CUMAN KARENA MALES ATAU CUMAN PENGEN NGERJAIN GUE, GUE SUMPAHIN MEREKA TIDAK AKAN PERNAH MERASAKAN KEPUASAN KARENA MASIH DIBERI KESEMPATAN UNTUK MENYATAKAN PERPISAHAN DENGAN ORANG-ORANG TERKASIH MEREKA MASING-MASING. (i.e. kalo ada  anggota keluarganya atau temannya yang hampir meninggal, maka orang yang kena kutukan ini pasti tidak sedang berada di sisi  orang yang hampir meninggal itu).

MWAHAHAHAHAHAHAHAHAHA….!!!!! (petir menyambar-nyambar, badai bertiup, lautan bergelora, bumi terbelah, bintang-bintang berjatuhan, matahari tergulung — lho? kiamat dong?)

Yah… begitulah kutukan dari saya. Hihhihi… Maklum habis baca-baca tentang kutukan dari film Poltergeist, jadinya ya begini deh.

Tapi bener-bener… kalo sampe gue telat dikabarin tentang sidang yang akhirnya bikin gue kebakaran jenggot… siap-siap aja deh tuh orang-orang kampus… jangan salahin gue kalo gunung anak krakatau pindah ke tengah-tengah Depok. Grrr…

Oh well… kembali ke kegiatan gue semula, yaitu menunggu.

Mari menunggu…


Responses

  1. Menunggu emank gak enak, tapi bukankah lu uda terbiasa menunggu dalam hal sidang kayak gini?

    Secara waktu S1 aja kan emank kayak gitu juga. Kyakaka…

    Ya, tenang lah… Yang penting bakal dikabarin. Hahaha.

    Hm… soal kutukannya, OH NO… JANGAN DONK… KADANG2 KAN GUE ISENG JUGA KE LU, MENUNGGU SESUATU KARENA EMANK GUE MAU NGERJAIN LU…

    Teganya lu… hix… Hahahaha…

    Well, tenang aja ya… Everything’s gonna be just fine, trust me!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: