Oleh: ditogendut | 6 Agustus 2008

Bahasa Jepang


You Should Learn Japanese


You’re cutting edge, and you are ready to delve into wacky Japanese culture.From Engrish to eating contests, you’re born to be a crazy gaijin. Saiko!

Iya nih, sebenernya gue udah lama banget pengen belajar bahasa Jepang. Tapi biasa lah, namanya gue seringannya segala sesuatu yang tidak bersifat wajib gitu pasti akhirnya cuman jadi sekedar ‘kepengen’ doang tapi nggak pernah dijalani.
.
Tapi alasan yang paling konkrit sih sebenernya karena gue udah keenakan sama bahasa Inggris. Hehehe… Satu bahasa ini aja udah bikin gue jarang keluar rumah karena jadi bisa baca macam-macam hal. Gimana kalo gue juga bisa bahasa Jepang? Jangan-jangan gue sama sekali nggak pernah keluar rumah.
.
Selain Jepang, gue juga kepengen sih bisa bahasa Arab. Cuman ngedengerin pronounciation-nya itu yang bikin gue rada ragu. Cengkok-cengkoknya itu lho.
.
Tapi kira-kira di usia gue sekarang (yaitu akhir 20-an), kira-kira masih bisa nggak ya gue belajar bahasa baru? Denger-denger semakin kita tambah tua, semakin sulit buat belajar bahasa yang baru. Mungkin bisa, tapi perlu waktu lebih lama daripada kalo anak-anak kecil yang belajar. Apalagi kalo udah bahasa dengan alfabet yang berbeda dari bahasa yang aslinya kita pelajari.
.
Itu juga faktor yang bikin gue ragu buat belajar bahasa Jepang. Ngebayangin berbagai macam aksara yang mereka punya aja udah mumet gue.
.
Tapi gue pribadi bener-bener suka ngedengerin mereka bicara. Bahasanya bagus, aksen n logatnya lucu (apalagi kalo mereka berusaha ngomong bahasa Indonesia), kebudayaannya juga lumayan oke. Hhh… kepengen bisa bahasa Jepang n jalan-jalan ke sana. Mungkin gue bisa langsung kalap kali ya? Semuanya dipotretin, hahahaha… Snappy
.
Kalo mau nurutin nafsu kemaruk gue, bahasa-bahasa yang pengen gue pelajarin adalah bahasa Jepang, Cina (gue pengen bisa baca literatur2 kuno Cina), Perancis (yah gimana ya? Namanya juga the language of love, hehehe), Itali (pengen bisa ngerti artinya lagu-lagu aria), Latin (kedengerannya cool banget), n Jerman (pengen bisa marah-marah pake bahasa Jerman).  Kira-kira bisa nggak ya? Hiks…
.
Yah, untuk sementara ini gue puas-puasin dulu lah sama Bahasa Inggris. Hehehe… Indifference

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: