Oleh: ditogendut | 10 September 2008

Puasa

You are a Believer


You believe in God and your chosen religion.


Whether you’re Christian, Muslim, Jewish, or Hindu…


Your convictions are strong and unwavering.


You think your religion is the one true way, for everyone.
What’s Your Religious Philosophy?

Hmm… sudah masuk bulan puasa lagi ya? Hehehe… The one special month in a year.

Setiap orang muslim punya cara pandang sendiri-sendiri terhadap bulan puasa. Ada yang memandang sebagai kesempatan untuk beribadah dengan lebih baik dari bulan-bulan lainnya, ada yang menggunakan bulan puasa untuk lebih bisa mengendalikan diri (dan bahkan untuk diet), dan bahkan ada juga yang menganggap bulan puasa sebagai biasa-biasa saja.

Gue termasuk golongan yang suka memandang bulan puasa sebagai bulan untuk mencoba sesuatu yang out of the ordinary, lain dari yang biasanya. Bisa juga kan dilihat dari sisi itu?

Biasa kita makan 3 kali sehari (meskipun gue jarang makan pagi), begitu bulan puasa cuman makan 2 kali sehari, yaitu pas buka dan sahur. Kalau di bulan lain kita bisa dimarahin karena makan malam-malam (orang bilang bisa bikin gendut), tapi di bulan ini kita malah cuman bisa makan di malam hari, bahkan di tengah malam buta.

Kalau biasanya nggak punya alasan sering-sering ke mesjid, sekarang malah setiap malam diwajibkan ke mesjid buat tarawih. Kalau biasanya nggak punya kebiasaan makan tanpa desert, di bulan puasa bisa-bisa serumah demonstrasi kalau nggak ada kolak atau blewah. Hahaha…

Iya kan?

Bulan puasa bukan cuman mengajari kita bagaimana melawan hawa nafsu, tapi juga mengajari kita bagaimana caranya menghadapi perubahan. Hari ini kita masih makan di siang hari, besoknya kita sudah tidak boleh. Sementara begitu puasa selesaipun, perubahan itu juga masih terasa aneh. Biasanya kita nggak boleh makan siang-siang, begitu bulan puasa selesai kita malah harus sarapan dan makan siang. Adaptasi ekstrim kan?

Sebagai manusia kita nggak bisa lari dari perubahan. Perubahan harus dihadapi, dijalani, dan dijadikan bagian dari hidup kita. Itulah salah satu sisi bulan Ramadhan yang bisa gue tangkap, tapi sayangnya nggak pernah dibahas hehehe…

Semoga bulan puasa ini bisa membawa berkah untuk semua yang menjalaninya. Amin…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: